cocoonfamilysupport.org – Alexander Isak, penyerang Newcastle United, menyatakan bahwa hubungan antara dirinya dan klub telah menjadi tidak dapat dilanjutkan setelah janji-janji yang diingkari. Isak menunjukkan ketidakpuasannya dan menegaskan keinginannya untuk meninggalkan klub Liga Primer Inggris tersebut di bursa transfer musim panas ini.
Selama sembilan belas hari terakhir, Newcastle United menolak tawaran Liverpool sebesar 110 juta poundsterling untuk Isak. Kontrak pemain internasional Swedia ini masih terikat dengan Newcastle, namun Isak percaya ia akan diizinkan pergi jika ada klub besar yang mengajukan tawaran yang sesuai.
Pada 19 Agustus, Isak menyampaikan dalam sebuah unggahan di Instagram alasan ketidakhadirannya di acara gala penghargaan Asosiasi Pesepak Bola Profesional, di mana ia terpilih masuk ke tim terbaik Liga Primer. Ia menyatakan bahwa keputusannya untuk tidak berbicara sebelumnya telah mengizinkan orang lain memberikan penilaian yang tidak akurat mengenai situasi yang dihadapinya.
Isak merinci, “Janji telah dibuat dan saya sudah lama menginformasikan klub mengenai posisi saya. Bertindak seolah-olah masalah ini tiba-tiba muncul adalah menyesatkan.” Ia menambahkan, hubungan yang hilang kepercayaan tidak dapat dipertahankan, dan bahwa perubahan adalah demi kepentingan bersama.
Menanggapi pernyataan tersebut, pihak Newcastle mengekspresikan kekecewaan mereka, menekankan bahwa Isak masih terikat kontrak dan tidak ada komitmen untuk mempersilakan dia pergi. Mereka menegaskan bahwa kepentingan klub tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan terkait pemain. Bursa transfer akan ditutup pada 1 September, dan masa depan Isak masih menjadi fokus perhatian di pasar.