cocoonfamilysupport.org – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran masjid sebagai baitul mal yang mengumpulkan dan mengelola berbagai sumber dana umat, termasuk zakat, sedekah, dan infak. Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian Masjid Raya Baitul Mukhtar di BSD City, yang dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dan Ketua Dewan Masjid Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, pada 29 Agustus.
Nasaruddin mengungkapkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia mengapresiasi upaya masyarakat yang memakmurkan masjid dan pentingnya masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Masjid Raya Baitul Mukhtar dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare dengan kapasitas menampung hingga 7.000 jamaah. Nama masjid tersebut mencerminkan harapan bahwa tempat ibadah ini akan menjadi “rumah” bagi umat dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam peresmian, Yayasan Muslim Sinar Mas juga memberikan 1.000 mushaf sebagai wakaf untuk musala dan masjid sekitar, yang dianggap sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Masjid ini memiliki desain arsitektur modern yang menggabungkan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Dengan struktur atap bergaya joglo dan menara setinggi 45 meter, masjid ini berpotensi menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat. Menurut Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, keberadaan masjid di tengah keragaman sosio-kultural diharapkan dapat memperkuat moderasi antariman, mirip dengan kehadiran Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta.