cocoonfamilysupport.org – Gugatan perdata terhadap produser musik terkenal, Metro Boomin, dijadwalkan akan dimulai persidangannya pada 23 September setelah upaya penyelesaian antara Metro dan pihak penggugat, Vanessa LeMaistre, tidak berhasil. Vanessa mengklaim bahwa ia mengalami pemerkosaan dan hamil akibat tindakan Metro di studio rekaman pada tahun 2016.
Dalam gugatannya, Vanessa mengungkapkan bahwa ia tidak sadar setelah mengonsumsi alkohol dan Xanax di studio Metro dan terbangun dalam keadaan terbungkam di sebuah tempat yang berbeda. Metro, yang diketahui nama aslinya Leland Wayne, membantah semua tuduhan tersebut, menyebut kasus ini sebagai “pemerasan.”
Persidangan akan berlangsung di pengadilan federal Los Angeles, di mana juri akan memutuskan kebenaran tuduhan Vanessa bahwa mereka memiliki hubungan yang terjalin setelah pertemuan di Las Vegas. Vanessa mengklaim rasa kedekatannya dengan Metro runtuh setelah insiden tersebut.
Vanessa juga mengaku hamil akibat serangan tersebut dan menjalani aborsi pada November 2016. Menariknya, isi lagu Metro yang dirilis pada 2017 berjudul “Rap Saved Me” menjadi sorotan, di mana terdapat lirik yang merujuk pada pengalaman Vanessa. Pihak Metro mengklaim bahwa lirik tersebut tidak ditulis olehnya, melainkan oleh seniman lain.
Pengacara Metro menyatakan bahwa hubungan mereka adalah persetujuan, dan tuduhan tersebut adalah hasil dari rencana yang dibangun Vanessa untuk meminta uang dari produser tersebut. Sementara itu, kuasa hukum Vanessa mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan langkah-langkah agresif untuk merampungkan kasus ini, dan bersiap untuk membawa perkara ini ke persidangan demi menegakkan keadilan.