cocoonfamilysupport.org – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menonaktifkan Adies Kadir dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat disiplin serta etika di kalangan kader partai yang menduduki posisi di parlemen.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sumarji, mengungkapkan bahwa tindakan ini diambil untuk meneguhkan komitmen dan tanggung jawab para anggota partai dalam menjalankan tugasnya. Menurut Sumarji, disiplin dan etika sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap partai dan institusi penegak hukum.
Adies Kadir, yang menjadi anggota DPR RI sejak 2019, sebelumnya terlibat dalam sejumlah isu yang berdampak pada citra Partai Golkar. Sumarji menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya untuk menanggapi situasi terkini, tetapi juga sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan integritas dan akuntabilitas di dalam organisasi.
Pencopotan Adies Kadir dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa semua anggota partai beroperasi sesuai dengan kode etik dan standar yang telah ditetapkan. DPP Partai Golkar berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja anggotanya, agar setiap kader dapat berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa.
Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam reformasi internal Partai Golkar, menyesuaikan dengan tuntutan zaman yang semakin menuntut transparansi dan integritas publik. Diharapkan langkah ini dapat memberikan contoh bagi kader lainnya dan memperkuat posisi Partai Golkar di panggung politik Indonesia.