cocoonfamilysupport.org – Pembalap MotoGP Marc Marquez menghadapi tantangan serius terkait kondisi fisik yang memengaruhi performanya di musim 2026. Andrea Dovizioso, mantan rival sekaligus pembalap penguji Yamaha, mengungkapkan bahwa masalah kesehatan Marquez jauh lebih mengkhawatirkan daripada yang terlihat. Meskipun Marquez berhasil meraih gelar juara dunia musim lalu, Dovizioso percaya bahwa ia belum sepenuhnya pulih, terutama setelah cedera bahu yang dialaminya di MotoGP Mandalika pada Oktober 2025.
Cedera tersebut memaksanya untuk absen di sisa musim tahun lalu, dan hingga kini, Marquez belum mencatatkan podium dalam tiga balapan pembuka musim 2026, meski ia sempat meraih kemenangan di sesi sprint. Dovizioso mengamati bahwa karakter Marquez yang jarang mengeluh mungkin menutupi realitas pahit mengenai kondisi kesehatan fisiknya saat ini.
Dalam wawancaranya yang diterbitkan pada 5 April 2026, Dovizioso menyatakan, “Marc bukan tipe pembalap yang suka mengeluh atau mencari alasan. Oleh karena itu, kebenaran tentang kondisinya sering kali tidak dinilai dengan objektif.” Ia menyebutkan bahwa kegagalan Marquez untuk bersinar di Circuit of the Americas (COTA), yang biasanya dikuasainya, menandakan adanya penurunan performa fisik yang signifikan.
Dovizioso menduga bahwa kecelakaan di Sirkuit Mandalika semakin memperburuk keterbatasan pada lengan kanan Marquez. “Saya yakin tidak ada solusi untuk masalah tersebut,” ujarnya, menekankan betapa pentingnya dilema ini bagi kelanjutan karier Marquez di dunia balap. Situasi ini menjadi perhatian tidak hanya bagi penggemar MotoGP, tetapi juga bagi para profesional yang mengamati kondisi atlet dalam menghadapi cedera.