cocoonfamilysupport.org – Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dipastikan batal setelah pemerintah Iran merilis keputusan resmi untuk tidak mengikuti turnamen sepak bola bergengsi tersebut. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, mengumumkan keputusan tersebut yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Donyamali menegaskan, “Mempertimbangkan bahwa rezim korup (AS dan Israel) telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun.” Pernyataan ini menunjukkan sikap anti-AS dan Israel yang semakin kuat di kalangan pejabat Iran.
Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, sempat memberikan sinyal positif terkait keikutsertaan Iran, bahkan menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump menjamin tim Iran akan diterima untuk bertanding di negara tuan rumah. Namun, situasi semakin memanas dan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi saat ini.
Iran sebelumnya telah memastikan tempat di putaran final Piala Dunia dan tergabung dalam Grup G bersama Timnas Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dengan seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Dengan mundurnya Iran, satu slot di Piala Dunia 2026 pun terbuka, dan kandidat terkuat untuk menggantikan posisi tersebut adalah Timnas Irak. Hal ini menjadi sangat menarik untuk diikuti, terutama bagi penggemar sepakbola di kawasan Asia. Keputusan ini tentunya memberikan dampak signifikan tidak hanya bagi Iran tetapi juga bagi tim lain di zona Asian Football Confederation.