cocoonfamilysupport.org – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen untuk memperluas jangkauan komunikasi publik dengan memberdayakan Duta Damai sebagai Penyuluh Informasi Publik (PIP). Inisiatif ini bertujuan menjadikan PIP sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi terkait program-program pemerintah. Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, menekankan pada pentingnya kolaborasi untuk memperkuat komunikasi publik selama Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung pada 6 Maret 2026 di Yogyakarta.
Acara ini dihadiri oleh 283 Duta Damai dari 19 provinsi dan menggambarkan upaya Komdigi dalam memberikan pembekalan teknis mengenai tata kerja PIP serta penggunaan sistem informasi pelaporan. Fifi juga menggarisbawahi beberapa isu krusial yang dihadapi, termasuk kebijakan perlindungan anak di ruang digital dengan merinci tujuh risiko yang bisa dialami anak-anak akibat penggunaan media sosial yang terlalu dini, seperti potensi adiksi dan gangguan konsentrasi.
Dalam acara tersebut, juga dilakukan serah terima Perjanjian Kerja Sama antara Komdigi dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Deputi BNPT, Sudaryanto, menegaskan kesiapan lembaganya untuk bersinergi dalam penguatan komunikasi publik untuk mendukung program pemerintah.
PIP ditargetkan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan agar mereka mendapatkan akses terhadap informasi yang terpercaya dan relevan. Fifi berharap keberadaan PIP dapat membangun jembatan antara pemerintah dan masyarakat, menciptakan kepercayaan dan memperkuat persatuan bangsa melalui komunikasi yang tepat dan penuh tanggung jawab.